Outbound Malang Adventure

Wisata adventure outbound malang di gunung semeru

Semua calon pendaki wisata outbound malang terlebih dahulu harus mengurus perijinan di kantor TN. Bromo Tengger Semeru. Kewajiban peserta training outbound malang mengurus surat ijin ini dimaksudkan untuk memudahkan monitoring dan pengawasan lalu lintas pendakian serta antisipasi menghubungi pihak organisasi / keluarga pada saat terjadi musibah. Sekarang mulai diterapkan sistem kuota pendakian.

Persyaratan yang wajib dilengkapi oleh setiap anggota calon pendaki paket outbound malang sebagai berikut :

1.Fotocopy identitas diri yang masih berlaku sebanyak 2 lembar

2.Mengisi Biodata semua peserta pendakian: Nama lengkap, umur, alamat beserta nomor telpon keluarga yang bisa dihubungi.

3.Surat keterangan sehat dari dokter/ rumah sakit.

4.Membayar karcis masuk, asuransi dan surat ijin pendakian.

5.Mengisi buku tamu (nama ketua kelompok, alamat, jumlah pengikut, nomor surat ijin, tanggal naik dan tanggal turun sesuai yang ada di surat ijin)

6.Mengisi formulir daftar barang bawaan setiap anggota tim.

Akses Angkutan Pendakian Semeru

Jalur dan akses menuju pendakian semeru dapat melalui beberapa pintu masuk Tumpang kantor SPTN II khusunya jika dimulai dari kota malang. Pendaki yang menggunakan jasa kereta api, dari Stasiun Kota    Baru Malang utnuk menuju ke lokasi terminal arjosari yang diteruskan menggunakan angkutan umum menuju terminal pasar tumpang.

Dari pasar tumpang perjalanan dilanjutkan naik jeep/truk engkel untuk menuju ke desa Ranu Pane selama 2 jam dengan biaya Rp. 30.000,-/orang atau menggunakan kendaraan carter seharga Rp 450.000,-/kendaraan untuk sebelum mencapai desa Ranu Pane senduro Lumajang.

Desa Ranupane

Dari Desa Ranupane  (2.100 m) yang merupakan sebuah desa terakhir dan tempat pemeriksaan sekaligus pos perijinan untuk melapor bagi para pendaki untuk naik,di tempat ini juga terdapat pondok pendaki yang dapat digunakan untuk bermalam dan beristirahat. Desa Ranu Pane sebenarnya adalah sebuah perkampungan kecil yang masih merupakan bagian dari Desa Suku Tengger, pekerjaan masyarakat sekitar ranu pane pada umumnya bergantung kepada hasil olah bumi seperti bertani sayur-sayuran,nama ranu pane sendiri diambil dari kata ranu yang berarti danau karena memang di lokasi ini terdapat 2 danau yang berdekatan bernama ranu pane dan ranu regulo.

ARCOPODO

Adalah sebuah lokasi outbound malang pemberhentian akhir untuk lokasi berkemah atau bermalam,karena dari sini menuju puncak pendaki diharuskan meninggalkan barang bawaan yang tidak terlalu dibutuhkan karena medan yan akan dilalui sangatlah berat.Para pendaki memulai pendakian menuju puncak pagi-pagi sekali, yaitu sekitar pukul 2 pagi dengan melalui hutan cemara dan melalui bukit pasir selama 5 -6  jam untuk mencapai puncak gunung semeru,dengan kontur medan batuan dan pasir yang terjal dan menanjak, ditempat ini konon ditemukan 2 buah arca yang sama makanya disebut arcopodo.

Gunung semeru mempunyai 2 buah puncak pada bagian selatan puncak jonggring saloko yang masih aktif dan utara puncak mahameru,namun yang diperbolehkan untuk di lakukan pendakian adalah puncak mahameru yang terkenal dikalangan pecinta alam,di kawah jonggring saloko yang uniknya setiap 10-15 menit sekali menyemburkan batuan vulkanis dengan didahului asap yang membumbung tinggi.. Suhu dipuncak Mahameru berkisar 4 – 10 derajad Celcius, pada puncak musim kemarau minus 0 derajad Celcius, dan dijumpai kristal-kristal es. Di puncak mahameru inilah para pendaki menyematkan dirinya sebagai penakluk puncak tertinggi di Jawa 3.676 mdpl.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *